Lubang Hitam Supermasif Terbesar Sepanjang Masa Ditemukan di Galaksi Fosil dengan Massa 28 Miliar Kali Matahari

Dua lubang hitam supermasif yang merupakan lubang hitam terberat yang pernah ditemukan di alam semesta telah diidentifikasi di dalam galaksi fosil. Penemuan ini membawa konsekuensi besar bagi pemahaman kita tentang evolusi galaksi dan fenomena lubang hitam.

Baca Juga:

Penemuan Lubang Hitam Supermasif Terberat

Dua lubang hitam supermasif yang merupakan lubang hitam terberat yang pernah ditemukan di alam semesta telah diidentifikasi di dalam galaksi fosil. Penemuan ini membawa konsekuensi besar bagi pemahaman kita tentang evolusi galaksi dan fenomena lubang hitam.

Distribusi dalam Galaksi Fosil

Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah, kedua lubang hitam supermasif tersebut terletak di pusat galaksi fosil yang diperkirakan berusia lebih dari 10 miliar tahun. Distribusi lubang hitam ini di dalam galaksi tersebut menunjukkan bahwa proses pembentukan dan evolusi galaksi bisa jadi lebih rumit daripada yang sebelumnya dipikirkan.

Massa 28 Miliar Kali Matahari

Kedua lubang hitam supermasif tersebut memiliki massa yang luar biasa besar, masing-masing memiliki massa sekitar 14 miliar kali lipat massa Matahari. Dengan total massa sebesar 28 miliar kali lipat massa Matahari, kedua lubang hitam ini merupakan lubang hitam terberat yang pernah ditemukan.

Implikasi Terhadap Kosmologi Modern

Penemuan ini memberikan informasi berharga bagi kosmologi modern, terutama dalam memahami hubungan antara galaksi fosil, lubang hitam supermasif, dan evolusi kosmos secara umum. Dengan demikian, penelitian lebih lanjut terhadap fenomena ini diharapkan bisa memberikan wawasan baru yang mendalam bagi para ilmuwan.

See also  Mengungkap Mekanisme Pembakaran Bahan Bakar Fosil yang Meningkatkan Tingkat Polusi Udara

Baca Juga:

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours