Upaya Pemerintah dalam Menangani Ancaman Eksternal dalam Bidang Ekonomi

Kompas.com – Ekonomi Indonesia sedang dihadapkan pada berbagai tantangan eksternal yang dapat mengganggu pertumbuhan dan stabilitas. Berikut adalah empat ancaman utama yang harus diwaspadai:

Baca Juga:

4 Ancaman Eksternal dalam Bidang Ekonomi, Apa Sajakah Itu?

Pada era globalisasi seperti sekarang ini, ekonomi suatu negara tidak dapat terlepas dari pengaruh eksternal. Ekonomi suatu negara dapat terkena ancaman dari dalam dan luar negeri. Terdapat empat ancaman eksternal utama yang dapat mempengaruhi stabilitas ekonomi suatu negara. Berikut adalah penjelasan mengenai keempat ancaman eksternal tersebut:

1. Krisis Ekonomi Global

Krisis ekonomi global merupakan ancaman terbesar dalam bidang ekonomi. Krisis ini dapat dimulai dari negara maju dan berdampak pada negara-negara berkembang. Penyebab krisis ekonomi global dapat beragam, seperti ketidakstabilan pasar saham, masalah perbankan, atau ketidakseimbangan perdagangan antarnegara. Dampak dari krisis ini dapat meluas hingga ke sektor ekonomi dalam negeri, seperti penurunan investasi asing, lesunya konsumsi masyarakat, dan peningkatan angka pengangguran.

2. Perang Dagang

Ancaman eksternal lainnya adalah perang dagang antara negara-negara. Perang dagang terjadi ketika negara-negara memberlakukan berbagai jenis hambatan perdagangan, seperti tarif, kuota, atau larangan impor. Dampak dari perang dagang ini dapat menyebabkan penurunan perdagangan internasional, menurunnya kinerja sektor ekspor, dan naiknya harga barang impor. Hal ini dapat merugikan ekonomi suatu negara, terutama negara yang sangat bergantung pada ekspor.

3. Fluktuasi Nilai Tukar Mata Uang

Fluktuasi nilai tukar mata uang dapat menjadi ancaman eksternal dalam bidang ekonomi. Perubahan nilai tukar mata uang dapat mempengaruhi daya saing produk suatu negara di pasar internasional. Apabila mata uang menguat terlalu tinggi, produk negara tersebut menjadi lebih mahal di pasar internasional. Sebaliknya, jika mata uang melemah terlalu rendah, produk negara tersebut menjadi lebih murah di pasar internasional. Fluktuasi nilai tukar yang tidak stabil dapat merugikan perekonomian suatu negara.

See also  Prodi Magister Ilmu Ekonomi FEB Unud Sosialisasikan Mind Mapping Melalui Kuliah Umum

4. Krisis Politik dan Keketahanan Pemerintahan

Ancaman eksternal terakhir adalah krisis politik dan keketahan pemerintahan. Krisis politik yang terjadi dalam suatu negara dapat menimbulkan ketidakpastian dalam berbagai hal, termasuk dalam bidang ekonomi. Investor cenderung enggan berinvestasi di negara yang mengalami ketidakstabilan politik, yang pada gilirannya dapat menurunkan pertumbuhan ekonomi. Keketahan pemerintahan juga berdampak negatif pada perekonomian negara, karena menghambat pengambilan keputusan dan implementasi kebijakan yang dapat memperbaiki situasi ekonomi.

Dalam menghadapi ancaman-ancaman tersebut, pemerintah perlu mengambil langkah-langkah yang tepat untuk menjaga stabilitas ekonomi negara. Kerja sama internasional, diversifikasi perekonomian, pengawasan pasar modal yang lebih ketat, serta stabilitas politik adalah beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi ancaman eksternal dalam bidang ekonomi. Dengan upaya yang tepat, suatu negara dapat mempertahankan stabilitas ekonomi dan mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan.

Baca Juga:

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours