Singapura Perintahkan Adik PM Lee Hsien Loong Segera Revisi Konten di Facebook

Baca Juga:

Pemerintah Singapura Minta Lee Hsien Yang Mengubah Posting-an di Facebook

Pemerintah Singapura telah memerintahkan Lee Hsien Yang, adik dari Perdana Menteri Lee Hsien Loong, untuk mengubah posting-an di Facebook. Posting-an tersebut dianggap mengandung kebohongan yang terkait dengan menteri yang mengontrak rumah. Kementerian Kehakiman Singapura menyatakan bahwa posting-an yang dibuat oleh Lee Hsien Yang pada awal pekan ini berisi pernyataan yang tidak benar dan melanggar undang-undang konten online.

Pernyataan Tidak Benar Membuat Posting-an Tersebut Melanggar Undang-Undang

Disebutkan dalam posting-an tersebut bahwa negara membayar renovasi bungalo besar yang dikontrak oleh dua menteri senior. Namun, Kementerian Kehakiman Singapura menyatakan bahwa isi posting-an tersebut tidak akurat dan melanggar undang-undang yang ada. Identitas penyewa tidak mempengaruhi keputusan mengenai renovasi properti tersebut, demikian bunyi pernyataan dari kementerian tersebut.

Tidak Ada Hubungan Antara Identitas Penyewa dengan Keputusan Pengerjaan Properti

Kementerian Kehakiman Singapura mengklarifikasi bahwa tidak ada hubungan antara identitas penyewa dengan keputusan mengenai pengerjaan properti. Mereka menegaskan bahwa dua menteri tersebut tidak bersalah dan tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa mereka menyalahgunakan jabatan mereka untuk keuntungan pribadi.

Lee Hsien Yang Akan Mengubah Posting-an Setelah Mengomentari Perintah Pemerintah

Sementara itu, Lee Hsien Yang mengatakan bahwa awalnya dia berencana untuk mengomentari perintah mengubah isi posting-an tersebut pada Rabu, tetapi pemerintah Singapura sudah lebih dulu menerbitkan perintah tersebut. Pria berusia 65 tahun itu sebelumnya juga telah berselisih dengan kakaknya, Perdana Menteri Lee Hsien Loong, terkait rumah yang dimiliki oleh mendiang ayah mereka, yang juga merupakan pendiri Singapura modern, Lee Kuan Yew.

See also  Diabetes dan Kehidupan Panji Petualang: Mengenal Kebijakan Kesehatan Lebih Dekat

Kesimpulan

Pemerintah Singapura telah memerintahkan Lee Hsien Yang untuk mengubah posting-an di Facebook yang dianggap mengandung kebohongan terkait dengan menteri yang mengontrak rumah. Kementerian Kehakiman Singapura menyatakan bahwa isi posting-an tersebut tidak benar dan melanggar undang-undang konten online. Identitas penyewa tidak berhubungan dengan keputusan pengerjaan properti, dan tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa dua menteri tersebut menyalahgunakan jabatan mereka. Lee Hsien Yang diharapkan untuk mengubah posting-an tersebut setelah mengomentari perintah pemerintah.

Baca Juga:

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours