Mengenang “Ramadhan Politik” Bersama Tokoh Politik Legendaris, Harmoko

Menyikapi meningkatnya kritik terhadap kebijakan politik saat bulan suci Ramadhan, Mantan Menteri Informasi Harmoko membagikan pandangannya mengenai fenomena “Ramadhan Politik” kepada publik.

Baca Juga:

Distribusi

Menyikapi meningkatnya kritik terhadap kebijakan politik saat bulan suci Ramadhan, Mantan Menteri Informasi Harmoko membagikan pandangannya mengenai fenomena “Ramadhan Politik” kepada publik.

Peran Media

Harmoko menegaskan peran media massa dalam membentuk pemberitaan yang berkualitas selama bulan suci Ramadhan. Ia menyarankan agar media lebih berhati-hati dalam menyampaikan informasi politik agar tidak memicu ketegangan sosial.

Tanggapan Publik

Sebagian masyarakat menyambut positif pandangan Harmoko terkait “Ramadhan Politik”, namun sebagian lain justru meragukan kedekatan antara politik dan agama di bulan suci Ramadhan.

Menjaga Kedamaian

Harmoko juga mengingatkan pentingnya menjaga kedamaian dalam menyikapi isu politik selama Ramadhan. Menurutnya, keberpihakan media dan masyarakat sangat menentukan arah politik yang dibangun di tengah keberagaman.

Mengenang “Ramadhan Politik”

Berdasarkan pemikiran Harmoko, mengenang “Ramadhan Politik” merupakan langkah penting dalam memahami kompleksitas dunia politik di Indonesia. Dengan demikian, masyarakat diharapkan lebih bijak dalam merespons segala bentuk politisasi yang terjadi selama bulan suci Ramadhan.

Baca Juga:

See also  Serangan Udara Israel dengan Menggunakan Drone Tempur Membunuh 4 Pejuang Pro-Hizbullah di Suriah

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours