Makkah Dilanda Hujan Badai, Jemaah Makkah Berhasil Mengatasi Rintangan demi Salat di Ka’bah

2 min read

Sharing is caring!

Hujan deras disertai angin kencang dan badai petir melanda sejumlah wilayah Arab Saudi pada Selasa (22/8/2023) malam waktu setempat. Makkah dan Jeddah menjadi wilayah yang paling terdampak dari cuaca buruk tersebut. Sejumlah video yang beredar luas di media sosial menunjukkan kedahsyatan hujan badai tersebut. Penghalang plastik yang berat di Masjidil Haram, Makkah, sampai terangkat dan para jemaah umrah mesti berjuang agar tidak terseret angin saat beribadah.

Baca Juga:

Hujan Badai Menyebabkan Kerusakan Meluas

Hujan deras disertai angin kencang dan badai petir melanda sejumlah wilayah Arab Saudi, terutama Makkah dan Jeddah. Video yang beredar luas di media sosial menunjukkan kerusakan yang disebabkan oleh hujan badai tersebut. Salah satu video menampilkan tiang listrik yang roboh di Jalan Asfan, timur laut Jeddah. Video lainnya menunjukkan banjir akibat hujan deras di Jeddah. Petir juga menyambar Menara Zamzam Masjidil Haram di Makkah.

Pemerintah Perintahkan Sekolah Ditutup

Pemerintah di Makkah memerintahkan sekolah-sekolah untuk tetap ditutup setelah hujan deras melanda beberapa wilayah Arab Saudi. Video yang menunjukkan jemaah berlindung dari badai petir juga beredar di media sosial. Para pejabat pendidikan menyatakan bahwa sekolah-sekolah ditutup karena cuaca yang tidak stabil. Selain itu, hujan badai juga membuat jemaah berjuang ketika mengelilingi Ka’bah dan melaksanakan salat di Masjidil Haram.

Jemaah Berjuang Kelilingi Ka’bah dan Tetap Salat di Bawah Guyuran Hujan

Hujan badai mempengaruhi jemaah saat beribadah. Video yang dibagikan di media sosial menunjukkan jemaah berjuang mengelilingi Ka’bah di Masjidil Haram di tengah angin kencang. Beberapa dari mereka bahkan terseret angin dan harus menghindari pembatas yang ditiup angin. Meskipun situasinya mengerikan, para jemaah umrah tetap melanjutkan ibadah di Masjidil Haram yang dilanda hujan lebat dan angin kencang. Detik-detik saat jemaah berdoa di bawah guyuran hujan menciptakan pemandangan spiritual yang indah.

See also  Mengurai Beberapa Aspek Penting Ekonomi Mikro dan Ekonomi Makro

Peringatan Badai Petir

Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi telah mengeluarkan peringatan cuaca buruk di negara tersebut. Badai petir diperkirakan akan berlanjut selama 24 jam ke depan di wilayah-wilayah seperti Madinah, Mekkah, Asir, Jazan, dan Al Baha. Hujan lebat disertai hujan es dan angin kencang menyebabkan debu dan pasir beterbangan, membatasi jarak pandang di beberapa wilayah. Beberapa wilayah juga mengalami angin yang menerbangkan debu. Suhu di beberapa wilayah mencapai 47 derajat Celsius sementara suhu terendah adalah 14 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan mencapai 95 persen.

Tanda Musim Gugur Dimulai

Ahli cuaca terkenal, Abdullah Al Osaimi, mengisyaratkan bahwa hujan badai yang terjadi di Arab Saudi menandakan dimulainya musim gugur di bulan Oktober.

Baca Juga:

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours