Kementerian PUPR: Tidak Ada Penyegaran Jalan dari 15 Desember

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) secara tegas menginformasikan bahwa mulai 15 Desember, tidak akan ada lagi aktivitas perbaikan jalan sepanjang Indonesia. Sesuai dengan informasi yang disampaikan, hal ini dimaksudkan untuk menghindari kemacetan selama masa libur Natal dan Tahun Baru.

Baca Juga:

Kementerian PUPR Pastikan Tak Ada Perbaikan Jalan Mulai 15 Desember

__Jakarta__: Untuk menjaga kelancaran arus mudik dan memastikan keselamatan para pengguna jalan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menegaskan tidak akan ada kegiatan perbaikan jalan mulai 15 Desember mendatang.

Langkah Antisipasi Arus Mudik

Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi lonjakan jumlah kendaraan di jalan raya menjelang libur panjang akhir tahun. Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil setelah pertimbangan mendalam. Dalam pertemuannya dengan jajaran terkait, Basuki menekankan pentingnya memastikan kelancaran arus lalu lintas selama masa libur panjang.

Keselamatan Pengguna Jalan Menjadi Prioritas

Tak hanya itu, keselamatan pengguna jalan juga menjadi prioritas utama. “Kita tidak ingin ada gangguan pada pengguna jalan akibat aktivitas perbaikan,” ujar Basuki. Lebih lanjut, ia juga memastikan bahwa seluruh jalan nasional dan provinsi dalam kondisi siap digunakan dan aman untuk dilewati. Keberlangsungan perjalanan para pemudik tentu menjadi pertimbangan utama dalam pengambilan kebijakan ini.

Masa Larangan Perbaikan

Masa larangan aktivitas perbaikan jalan ini akan berlangsung hingga awal Januari 2023. Menurut Basuki, larangan ini tidak berarti mengabaikan kualitas dan kondisi jalan. Justru, dalam masa larangan ini, Kementerian PUPR akan lebih fokus dalam melakukan pemeliharaan dan penjagaan kualitas jalan.

See also 

Pemantauan dan Pemeliharaan Jalan

Sebaliknya, tim pemantauan dari kementerian akan terus bekerja selama masa libur. “Tim kami akan bekerja 24/7 untuk memantau, melakukan pemeliharaan, dan menangani jika ada kerusakan yang mendesak,” tutur Basuki. Kementerian PUPR juga menjamin akan memberikan respons cepat jika ada laporan kerusakan jalan atau fasilitas umum lainnya yang bisa mengganggu arus lalu lintas.

Imbauan kepada Pengguna Jalan

Terakhir, Kementerian PUPR mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan mengikuti aturan lalu lintas. Patuhi batas kecepatan dan selalu perhatikan tanda-tanda dan arahan dari petugas. Keselamatan bersama adalah tanggung jawab kita semua.

Baca Juga:

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours