Dubes Israel Tolak Solusi Dua Negara oleh AS dan Barat, Bentrok Pandangan Diplomatik

Dalam menghadapi tekanan dari Amerika Serikat (AS) dan negara-negara Barat terkait konflik Israel-Palestina, Duta Besar Israel untuk Inggris dengan tegas menolak solusi dua negara. Dubes Israel tersebut berpendapat bahwa solusi tersebut tidak akan membawa perdamaian yang berkelanjutan di kawasan tersebut.

Baca Juga:

Tantang AS dan Barat, Dubes Israel untuk Inggris: Kami Tolak Solusi Dua Negara

Dalam menghadapi tekanan dari Amerika Serikat dan sebagian negara-negara Barat, Duta Besar Israel untuk Inggris, Tzipi Hotovely, dengan tegas menolak solusi dua negara dalam menyelesaikan konflik Israel-Palestina. Hal ini disampaikannya dalam sebuah wawancara eksklusif dengan sebuah media Inggris pada hari ini.

Penolakan Terhadap Solusi Dua Negara

Hotovely menyatakan bahwa Israel menolak solusi dua negara karena percaya bahwa hal itu tidak akan menciptakan perdamaian yang sejati bagi wilayah tersebut. Menurutnya, melakukan pemisahan melalui solusi dua negara hanya akan menciptakan perbatasan baru yang rawan perang.

Kekhawatiran akan Keamanan

Dalam wawancaranya, Hotovely juga menekankan kekhawatiran Israel terhadap keamanan negaranya dalam menghadapi ancaman dari pihak Palestina. Dia mencatat bahwa solusi dua negara dapat memunculkan celah keamanan, yang berpotensi memberikan peluang bagi kelompok-kelompok teroris untuk beroperasi di wilayah tersebut.

Alternatif Terhadap Solusi Dua Negara

Sebagai alternatif terhadap solusi dua negara, Hotovely mengusulkan pendekatan baru yang mencakup peningkatan kerjasama ekonomi antara Israel dan Palestina. Menurutnya, dengan meningkatkan kesejahteraan ekonomi di wilayah tersebut, konflik dapat reda dan masyarakat dapat hidup berdampingan dalam damai.

See also  Laba CIMB Niaga di Kuartal III 2023 Meningkat 25,8 Persen Menjadi Rp 6,3 Triliun!

Tanggapan dari AS dan Barat

Penolakan Hotovely terhadap solusi dua negara tentu saja menuai kontroversi di kalangan para diplomat Barat, khususnya Amerika Serikat yang selama ini menjadi mediator dalam konflik Israel-Palestina. Keputusan Israel untuk menentang solusi yang telah diakui secara internasional ini dipandang sebagai langkah yang mempersulit upaya menuju perdamaian.

Kesimpulan

Dalam wawancaranya, Tzipi Hotovely telah dengan tegas menolak solusi dua negara dalam menyelesaikan konflik Israel-Palestina. Israel memandang bahwa solusi ini tidak akan membawa perdamaian yang sejati serta berpotensi membahayakan keamanan negara. Meskipun mendapat kecaman dari pihak Barat, Hotovely mengusulkan pendekatan ekonomi sebagai alternatif untuk menciptakan rekonsiliasi dan kehidupan berdampingan yang damai.

Baca Juga:

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours